Bahagia bercampur sedih akan dirasakan oleh sebagian besar pelajar Indonesia yang ada di luar negeri ketika masa belajar telah usai dan harus kembali ke tanah air. Bahagia karena sudah menyelesaikan masa belajarnya dan juga bisa berkumpul kembali dengan keluarga di tanah air. Dan sedih karena harus berpisah dengan teman-teman seperjuangan dan juga harus meninggalkan negara rantau dengan seribu kisah nya.

Ketika harus kembali ke tanah air, kita harus melakukan banyak persiapan untuk kepulangan. Persiapan dapat dilakukan minimum sebulan sebelumnya. Berdasarkan pengalaman yang saya alami sendiri, saya harus mempersiapkan banyak hal, seperti:

1. Rental Apato (rental apartment)
Apato atau apartment biasa nya kita sewa jika kita tinggal lebih dari satu tahun. Biasanya apato ini kita sewa melalui agen tetapi ada beberapa apato yang disewa melalui pemiliknya secara langsung. Sebelum kita kembali ke tanah air, kita harus menginformasikan ke agen atau pemilik apato jika kita akan kembali ke negara asal, setidaknya sebulan sebelum kepulangan. Hal ini perlu dilakukan walaupun di kontrak awal sudah tertulis berapa lama kita akan menyewa apato tersebut. Karena pihak pemilik akan memeriksa keadaan apato kita, lalu memutuskan berapa banyak uang deposit yang akan dikembalikan. Selain itu kita harus memutus kontrak air, listrik, gas, dan internet. Sebelum melakukan pemutusan, kita harus menelepon perusahaan tsb seminggu sebelum keluar dari apato untuk membuat janji. Kemudian pada hari tsb, petugas akan datang untuk memutus gas, air, listrik dan internet. Kita juga akan diminta untuk membayar tagihan yang belum sempat terbayarkan.

2. Pengiriman barang
Dua atau tiga tahun bukan lah waktu yang sebentar, barang atau oleh-oleh yang kita miliki juga tidak sedikit tentunya. Sedangkan, kapasitas bagasi di pesawat pun terbatas. Atau mungkin kita tidak ingin membawa banyak barang saat perjalanan pulang. Kebanyakan senpai yang telah pulang ke Indonesia menggunakan jasa pengiriman barang. Ada beberapa jenis pengiriman seperti pengiriman lewat kontainer, lewat pos (funabin), ems dan lain sebagainya. Kebanyakan dari kita memilih jasa kontener atau funabin. Biasanya, mahasiswa yang membawa keluarga lebih memilih kontener karena biaya kirimnya berdasarkan dimensi. Sedangkan untuk mahasiswa tanpa membawa keluarga / yang single lebih memilih jasa funabin karena biaya kirimnya berdasarkan berat. Untuk pemilihan jenis jasa pengiriman hendaknya dipilih sesuai dengan budget, dimensi, dan juga berat dari barang.

3. Penutupan asuransi, akun bank, dll
Pada saat kita datang pertama kali di jepang, kita diharuskan mengurus/membuat akun residence card, asuransi kesehatan, my number, rekening tabungan, atau juga credit card. Pada saat kita pulang, kita hendaknya menutup semua akun yang telah kita buat. Prosesnya pun sama mudah nya dengan kita membuka/membuat akun tsb. Satu lagi, selain tiga poin yang telah saya sebutkan di atas, sampah itu sangat penting. Jangan lupa untuk membuang sampah sedikit demi sedikit. Untuk sampah elektronik, jika sudah benar-benar tidak berfungsi hendaknya dibuang, jangan dihibahkan. Karena itu akan menyusahkan orang yang diberi. Untuk sampah elektronik, bisa dibuang dalam plastik sampah hijau, dengan catatan muat jika dimasukkan dalam plastiknya. Jika tidak, kita harus membeli stiker sampah di japan pos. Untuk sampah perabot bukan elektronik (seperti meja belajar), harus membeli stiker di kombini. Untuk sepedah hendaknya dihibahkan jika masih layak pakai, jangan lupa untuk memberikan surat-surat sepeda tersebut. Untuk barang yang akan dihibahkan, pastikan barang tersebut masih layak pakai, supaya dapat dimanfaat untuk teman yang diberi.

Perlu diingat, mengurus segala hal mengenai kepulangan bukanlah hal yang sepele. Banyak sekali yang harus kita urus, hendaknya mulai lah mengurus ini dan itu sebulan atau dua bulan sebelum kepulangan, supaya tidak ada yang terlupa. Sekian cerita yang bisa saya bagi mengenai persiapan kepulangan.


Diana Alia


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *