Bagi yang pertama kali ke Jepang, transportasi di negara sakura ini bisa akan cukup membingungkan dan menakjubkan karena sistemnya yang berbeda dengan yang ada di Indonesia. Terdapat kereta cepat seperti shinkansen, tram, bus, maupun taxi ataupun kereta bawah tanah atau subway. Disini, tidak seperti di Indonesia dimana adanya aplikasi ojek online membuat kita bisa dengan mudah memanggil kendaraan dari mana saja. Hal ini mungkin dikarenakan transportasi di Jepang sudah bisa menjangkau berbagai tempat yang dibutuhkan dan karena jarak untuk dapat menaiki transportasi tersebut sangat terjangkau. Bagi pendatang yang baru pertama kali ke Jepang, transportasi ini tetap bisa dinaiki secara langsung.

Di Kota Kumamoto atau Kumamoto-Shi, ada beberapa transportasi umum yang dapat kita gunakan dalam beraktifitas sehari-hari. Sebagai mahasiswa, selain sepeda, bus adalah transportasi pertama yang akan sering kita naiki di Kumamoto. Bus di Kumamoto merupakan transportasi yang dapat dengan mudah digunakan dan tidak mengharuskan kita untuk memiliki kartu seperti e-money atau disini disebut dengan IC Card. Tetapi cara pembayaran bus dengan tidak menggunakan kartu akan membingungkan untuk pemula di sistem transportasi bus di Jepang.

Pertama, bus di Jepang akan berhenti jika kita menunggu di halte atau di palang bus seperti ini.

Gambar 1 Palang bus di depan Kumamoto University

Untuk dapat menaiki bus, kita hanya perlu berdiri disamping palang bus ini. Ketika supir bus melihat ada orang yang menunggu di palang bus, otomatis bus akan berhenti dan membuka pintunya untuk kita. Jika disaat menaiki bus kita belum memiliki kartu, kita harus mengambil kertas nomor yang menandai tempat kita naik bus. Kertas tersebut akan memiliki nomor 1 sampai kurang lebih 30. Jika teman teman melihat di bagian depan diatas supir bus, akan ada penanda nomor dan berapa jumlah yang harus dibayarkan ketika turun nanti. Setiap biaya akan bertambah selama perjalanan dan disaat kita turun harga yang tertera adalah biaya yang bisa langsung kita bayarkan dengan menggunakan koin di slot samping supir bus. Pada saat kita tidak memiliki uang koin maka di bawah tempat pembayaran akan ada slot untuk uang kertas yang akan ditukarkan dengan uang koin agar kita bisa membayar sesuai dengan jumlah yang kita harus bayarkan.

Gambar 2 Detail didalam bus Jepang

Untuk turun dari bus ini, bus tidak akan berhenti kecuali ada yang ingin turun yang ditandai dengan menekan tombol berhenti. Tetapi usahakan waktu menakan tombol ini tidak disaat tujuan sudah terlalu dekat, dan tidak juga pada saat bus masih ada pemberhentian sebelumnya. Waktu yang terbaik adalah ketika petanda “Sugi wa…” atau pengumuman otomatis yang diberikan bus.

Gambar 3 Tombol berhenti bus

Transportasi ke dua yang terdapat di Kumamoto adalah kereta api. Kereta api di Kumamoto sama halnya dengan kereta api di kota-kota lainnya di Jepang, berada dibawah layanan JR Railway untuk area Kyushu. Kumamoto sendiri juga dilintasi oleh kereta api cepat yang menghubungkan Kumamoto dengan Kyushu selatan seperti Kagoshima dan Kyushu utara seperti Fukuoka, Kitakyushu, Nagasaki, Saga, dan Oita. Selain kota-kota besar di pulau Kyushu, kereta api cepat atau shinkansen juga menghubungkan Kumamoto dengan kota-kota besar di Pulau Honshu seperti Osaka dan Tokyo. Untuk pelajar internasional sendiri, kita dapat menikmati paket terusan 3 hari untuk seluruh layanan JR Railway Kyushu bagian utara atau 5 hari untuk Pulau Kyushu. Tiket JR Kyushu Railway Pass ini bisa didapatkan di kantor penjualan tiket di stasiun Kumamoto atau stasiun besar lainnya.

JR Kyushu yang melintasi Kumamoto layaknya kereta api dalam kota lainnya, menghubungkan beberapa daerah dengan pusat perkantoran dan pusat perdagangan di Kumamoto. Kita dapat membeli tiket sesuai dengan daerah tujuan di mesin tiket yang terdapat di stasiun keberangkatan ataupun menggunakan IC cards atau e-money yang berlaku untuk transportasi di Jepang atau hanya berlaku di Kumamoto seperti Kumamon Card untuk Kumamoto saja, atau IC Card seperti SUGOCA/NIMOCA/ICOCA/PASMO/SUICA/KITACA card yang dapat digunakan di kota lain di Jepang.

Gambar Beberapa contoh IC cards yang dapat digunakan di Kumamoto-Shi

Bertransportasi dengan kereta menjadi pilihan yang sangat tepat dikarenakan akan lebih tepat waktu dan tidak akan terjebak kemacetan baik karena bencana alam ataupun suatu hal lainnya seperti Bus. Semenjak Gempa besar 2016 di Kumamoto, jalur kereta api JR Kyushu Kumamoto menuju ke Oita/Beppu harus ditutup karena mengalami kerusakan yang cukup parah. Akan tetapi, Agustus 2020 jalur ini sudah mulai beroperasi lagi, sehingga teman-teman yang ingin mengunjungi Pegunungan Aso, Oita dan Beppu dapat menggunakan kereta api ASO BOY [2] ataupun JR Kyushu regular lainnya.

Gambar Kereta Api ASO-BOY

Transportasi lainnya yang terdapat di Kumamoto adalah tram. Yuph, Kumamoto-Shi masih menggunakan tram sebagai transportasi dalam kota. Tram ini dapat dinikmati dengan tarif yang sama untuk jarak jauh dan dekat atau flat. Untuk dewasa sebesar 170¥ dan anak-anak 90¥ atau dengan membeli one-day-pass ticket seharga 500¥ untuk dewasa dan 250¥ untuk anak-anak [1]. Tram ini juga banyak digunakan oleh turis dalam yang mengunjungi Kumamoto, karena menghubungkan beberapa destinasi wisata di Kumamoto-Shi, seperti Kumamoto Castle, Shimotori-Kamitori, Suizenji Park, Kumamoto Zoo, dan Kumamoto Prefecture Government Building tempat patung Monkey D. Luffy One-Piece berada.

Gambar Kumamoto Tram

Layaknya bertransportasi di Indonesia, terutama untuk moda transportasi seperti kereta cepat atau pun kereta regular dan tram, sebagai penumpang kita harus mengikuti tata aturan yang berlaku demi kenyamanan bersama selama berada dalam transportasi publik. Untuk kereta, pastikan kita sudah bersiap untuk berdiri mendekat ke arah pintu keluar ketika akan sampai di stasiun tujuan dan perhatikan sekitar agar tidak menggunakan telepon seluler atau berbicara terlalu kencang terutama saat kereta dalam keadaan banyak penumpang. Lain halnya dengan bus, bila mendapatkan tempat duduk, pastikan untuk tetap duduk di kursi atau diam di tempat berdiri selama bus masih berjalan, dan bergegas menuju arah supir saat bus sudah berhenti sempurna untuk melakukan pembayaran sebelum turun dari bus. Perhatikan tanda-tanda atau informasi yang diberikan pada setiap moda transportasi yang digunakan, seperti kursi yang bertanda khusus untuk ibu hamil, lansia, dan penumpang dengan kursi roda. Semoga informasi ini bermanfaat untuk teman-teman yang ingin berkunjung ke Kumamoto khususnya, atau ke Jepang. Sampai jumpa di Kumamoto. また 会いましょ../ sampai jumpa .

Referensi:

  1. https://kumamoto-guide.jp/en/access/city.html
  2. https://www.jrkyushu.co.jp/english/train/asoboy.html

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *