14551

Mengurus izin Part-time Job di kantor Imigrasi Kumamoto

Izin Part-time Job

Bekerja paruh waktu (part-time) atau di Jepang biasa disebut arubaito ketika sedang studi, merupakan hal umum akan tetapi sebelum melakukan arubaito tentu saja sebagai warga asing harus mempunyai ijin bekerja di Jepang maksimal tiap minggu 28 jam, surat ijin bekerja bisa diperoleh di kantor imigrasi Jepang. Dengan memiliki izin resmi tersebut, maka kita akan dengan mudah untuk mendaftar arubaito yang banyak ditawarkan di Kumamoto.

Note : Bagi mahasiswa yang menerima beasiswa dari Jepang ( misal : MEXT), tidak bisa mendapatkan izin arubaito dari kantor imigrasi.

Lokasi kantor Imigrasi Kumamoto

Bagi pelajar yang meneruskan studi di Kumamoto, bisa langsung datang ke kantor imigrasi di Oe-Toroku, depan sport club Renaissance dekat dengan Kumamoto Gakuen University atau Samping You Me Town (kira-kira 2 Km dari Kumadai Kurokami).

Persyaratan :

Sebelumnya jangan lupa membawa persyaratan yang dibutuhkan seperti paspor dan residence card setelah itu kita bisa langsung menuju ruang Fukuoka Regional Immigration Bureau yang berada di lantai 1 dekat dengan pintu masuk, disana kita jangan lupa menyampaikan keperluan kita dan kita akan diberikan formulir pengajuan ijin bekerja (application for permission to engage in activity other than that permitted under the status of residence previously granted) dengan menunjukan paspor dan residence card. Setelah mengisi formulir dan menyerahkan paspor dan residence card kita diminta menunggu beberapa menit untuk proses ijin bekerja. Tanda ijin bekerja berupa stiker yang dibubuhkan di paspor. Ijin kerja ini berlaku hinga masa berlaku visa habis dan dapat diperpanjang melalui prosedur yang sama.

Selamat mencoba…

Semoga bermanfaat.

(Annas)

2 thoughts on “Mengurus izin Part-time Job di kantor Imigrasi Kumamoto

  1. Pagi mas mbak, saya mau tanya apakah untuk mendapatkan izin kerja bagi mahasiswa dari imigrasi kita harus punya surat izin dari profesor supervisor kita ?

    1. CMIIW. Sepengetahuan saya dari cerita teman-teman tidak perlu surat mas. Tapi alangkah baiknya kita konsultasi ke sensei, karena tujuan kita ke Jepang sebenarnya belajar, bukan bekerja. hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *